Sunday, August 23, 2009

Subuh di Masjid

Seorang lelaki bangun pagi-pagi buta utk sholat subuh di Masjid. Dia berpakaian kemas, berwudhu dan berjalan menuju ke masjid. Di tengah jalan menuju masjid, lelaki tersebut tersungkur dan pakaiannya kotor. Dia bangkit, membersihkan bajunya, dan pulang kembali ke rumah. Di rumah, dia berganti baju, berwudhu, dan, lagi, berjalan menuju ke masjid. Dalam perjalanan kembali ke masjid, dia tersungkur lagi di tempat yg sama. Dia, sekali lagi, bangkit, membersihkan dirinya dan kembali ke rumah. Di rumah, dia, sekali lagi, berganti baju, berwudhu dan berjalan menuju masjid.
Di tengah jalan menuju masjid, dia bertemu seorang lelaki yg memegang lampu. Dia menanyakan identiti lelaki tersebut, dan lelaki itu menjawab "Saya melihat anda jatuh 2 kali di perjalanan menuju masjid, jadi saya bawakan lampu untuk menerangi jalan anda.'

Lelaki pertama mengucapkan terima kasih dan mereka berdua berjalan ke masjid.
Saat sampai di masjid, lelaki pertama bertanya kepada lelaki yang membawa lampu untuk masuk dan sholat subuh bersamanya.Lelaki kedua menolak. Lelaki pertama mengajak lagi hingga berkali2 dan,lagi, jawabannya sama.

Lelaki pertama bertanya, kenapa menolak untuk masuk dan sholat.
Lelaki kedua menjawab
'Aku adalah Saitan'
Lelaki itu terkejut dgn jawaban lelaki kedua.
Saitan kemudian menjelaskan,'Saya melihat kamu berjalan ke masjid, dan sayalah yg membuat kamu terjatuh. Ketika kamu pulang ke rumah, membersihkan badan dan kembali ke masjid, Allah memaafkan semua dosa-doasa mu. Saya membuatmu jatuh kedua kalinya, dan bahkan itupun tidak membuatmu merubah fikiran untuk tinggal dirumah saja, kamu tetap memutuskan kembali masjid. Karena hal itu, Allah memaafkan dosa-dosa seluruh anggota keluargamu.
Saya kuatir jika saya membuat mu jatuh utk ketiga kalinya, jangan-jangan Allah akan memaafkan dosa-dosa seluruh penduduk desamu, jadi saya harus memastikan bahwa anda sampai dimasjid dgn selamat..'

Oleh itu sama-sama kita berusaha agar tidak membiarkan saitan mendapatkan keuntungan dari setiap aksinya. Jangan melepaskan sebuah niat baik yg hendak kita lakukan karena kita tidak pernah tau ganjaran yg akan kita dapatkan dari segala kesulitan yg kita temui dalam usaha utk melaksanakan niat baik tersebut.

7 comments:

Puterii said...

Itulah kita manusia diuji dengan pelbagai.... untuk mendapat keampunan Allah.

syahbandar87 said...

menarik je crita ni.hehe..bleh tnye sket bang..cte ni cerita pengajaran semata-mata ataupun crita ksh benar yg berlaku zaman rasulullah ataupun zmn dlu2

silversarina said...

Kisah teladan yang amat baik buat kita semua InsyaAllah.

blackpurple @ jowopinter said...

Sangat mengesankan cerita itu...terima kasih..

Selamat menyempurnakan ibadah puasa ...

Izariza said...

terima kasih .. ini semua peringatan :)

zino said...

taulan utk kita semua...

salam ramadan dari kami dan keluarga

MULAN said...

peringatan utk kita... thanx..